Panduan Penulisan Soal HOTS Jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA
Panduan Penulisan Soal HOTS Panduan penyusunan atau penulisan soal asesmen jenjang pendidikan dasar, menengah pertama dan menengah atas (SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA) dapat membantu guru dalam menyiapkan penilaian yang berkualitas khususnya HOTS sehingga keterampilan berpikir tingkat tinggi anak Indonesia berkembang optimal. Berikut ini langkah-langkah dalam menyusun soal HOTS untuk kegiatan penilaian baik berupa penilaian pilihan ganda maupun berupa uraian pada jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA.
1. Menentukan kompetensi dasar dan materi yang akan dinilai Sebelum menyusun soal langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang guru adalah menganalisis proses kognitif, dimensi pengetahuan, dan materi pada kompetensi dasar dalam kurikulum yang memungkinkan dapat dibuatkan soal keterampilan berpikir tingkat tinggi.
2. Menyusun kisi-kisi Langkah kedua yang harus dilakukan oleh seorang guru dalam membuat soal-soal HOTS adalah menyusun kisi-kisi soal serta memastikan seluruh komponen yang terdapat dalam kisi-kisi konsisten, selaras, dan dapat dibuatkan soal keterampilan berpikir tingkat tinggi.
3. Merumuskan indikator soal Langkah ketiga yang harus diperhatikan oleh seorang guru untuk menghasilkan soal yang mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi, rumusan indikator perlu memenuhi prinsip penilaian pada keterampilan ini yaitu perlunya stimulus, konteks baru, dan proses berpikir tingkat tinggi. Konteks stimulus disarankan berkenaan dengan kehidupan nyata sehari-hari dan sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif peserta didik. Stimulus yang kontekstual akan memudahkan peserta didik untuk mentransfer hal-hal yang telah dipelajari sehingga timbul sikap positif dan mengapreasiasi hal-hal yang telah dipelajari. Stimulus dengan konteks yang tidak sesuai dengan perkembangan peserta didik akan sulit dicerna sehingga tidak mendukung berkembangnya keterampilan berpikir tingkat tinggi.
4. Menulis soal sesuai dengan kaidah penulisan soal Untuk memastikan kualitas soal sehingga memberi informasi yang valid, soal perlu memenuhi kaidah penulisan soal dari aspek konstruksi, substansi, dan bahasa. Prinsip ini sama dengan prinsip penulisan soal secara umum (kaidah penulisan soal dan contoh-contoh soal level 1, 2, dan 3 bisa dilihat pada buku Panduan Tes Tertulis. Aspek lain yang perlu dipertimbangkan adalah isu sensitif. Soal hendaknya tidak menyinggung suku, agama, ras, antargolongan, dan tidak mengandung unsur, politik praktis, kekerasan, dan komersialisasi produk.
Sumber: https://www.hanapibani.com/2021/05/panduan-penulisan-soal-hots-jenjang-sd-mi-smp-mts-sma-ma.html?m=1#gsc.tab=0 Konten adalah milik dan hak cipta hanapibani.com

Post a Comment